free hit counter

2 Jenis Biaya Dalam Franchising

2 Jenis Biaya dalam Waralaba

Waralaba adalah model bisnis di mana perusahaan (franchisor) memberikan hak kepada individu atau bisnis lain (franchisee) untuk menggunakan merek dagang, nama dagang, dan sistem operasinya. Franchisee membayar biaya awal dan biaya berkelanjutan kepada franchisor sebagai imbalan atas hak-hak ini.

Ada dua jenis utama biaya dalam waralaba:

1. Biaya Awal

Biaya awal adalah biaya satu kali yang dibayarkan oleh franchisee kepada franchisor saat menandatangani perjanjian waralaba. Biaya ini mencakup berbagai pengeluaran, seperti:

  • Biaya waralaba: Ini adalah biaya utama yang dibayarkan untuk hak menggunakan merek dagang, nama dagang, dan sistem operasi franchisor.
  • Biaya pelatihan: Ini mencakup biaya pelatihan awal untuk franchisee dan stafnya tentang cara mengoperasikan bisnis waralaba.
  • Biaya pengembangan situs: Ini mencakup biaya untuk menemukan dan menyiapkan lokasi bisnis waralaba.
  • Biaya peralatan: Ini mencakup biaya untuk membeli peralatan yang diperlukan untuk mengoperasikan bisnis waralaba.
  • Biaya persediaan: Ini mencakup biaya untuk membeli persediaan awal yang diperlukan untuk mengoperasikan bisnis waralaba.

Jumlah biaya awal bervariasi tergantung pada jenis waralaba dan ukuran bisnisnya. Biaya awal untuk waralaba kecil biasanya berkisar antara $10.000 hingga $50.000, sementara biaya awal untuk waralaba besar dapat mencapai ratusan ribu dolar.

2. Biaya Berkelanjutan

Biaya berkelanjutan adalah biaya yang dibayarkan oleh franchisee kepada franchisor secara berkelanjutan selama masa perjanjian waralaba. Biaya ini mencakup berbagai pengeluaran, seperti:

  • Royalti: Ini adalah persentase dari pendapatan penjualan bruto yang dibayarkan oleh franchisee kepada franchisor sebagai imbalan atas penggunaan merek dagang, nama dagang, dan sistem operasinya.
  • Biaya pemasaran: Ini mencakup biaya untuk pemasaran dan promosi bisnis waralaba.
  • Biaya teknologi: Ini mencakup biaya untuk menggunakan sistem teknologi franchisor, seperti sistem POS dan perangkat lunak manajemen inventaris.
  • Biaya dukungan: Ini mencakup biaya untuk dukungan berkelanjutan yang diberikan oleh franchisor kepada franchisee, seperti pelatihan, konsultasi, dan layanan pelanggan.

Jumlah biaya berkelanjutan bervariasi tergantung pada jenis waralaba dan ukuran bisnisnya. Biaya berkelanjutan untuk waralaba kecil biasanya berkisar antara 5% hingga 10% dari pendapatan penjualan bruto, sementara biaya berkelanjutan untuk waralaba besar dapat mencapai 15% atau lebih.

Memahami kedua jenis biaya ini sangat penting bagi calon franchisee. Biaya-biaya ini dapat berdampak signifikan pada profitabilitas bisnis waralaba, jadi penting untuk mempertimbangkannya dengan cermat sebelum menandatangani perjanjian waralaba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Main Menu