apakah digital marketing sama dengan internet marketing
Table of Content
Digital Marketing vs. Internet Marketing: Lebih dari Sekedar Nama yang Berbeda?

Dunia pemasaran terus berevolusi seiring dengan perkembangan teknologi. Dua istilah yang seringkali digunakan secara bergantian, namun memiliki perbedaan yang signifikan, adalah digital marketing dan internet marketing. Meskipun keduanya berkaitan erat dengan penggunaan teknologi untuk mempromosikan produk atau jasa, pemahaman yang tepat tentang perbedaannya krusial untuk strategi pemasaran yang efektif. Artikel ini akan membahas secara mendalam perbedaan dan kesamaan antara digital marketing dan internet marketing, serta menjelaskan mengapa penting untuk membedakan keduanya.
Internet Marketing: Fokus pada Internet sebagai Saluran Utama
Internet marketing, seperti namanya, berfokus pada penggunaan internet sebagai saluran utama untuk mempromosikan produk atau jasa. Ini merupakan pendekatan yang lebih sempit dan tradisional, yang muncul di era awal internet. Strategi internet marketing berpusat pada berbagai taktik yang memanfaatkan infrastruktur internet, seperti:
- Search Engine Optimization (SEO): Mengoptimalkan situs web agar muncul di peringkat teratas hasil pencarian mesin pencari seperti Google.
- Pay-Per-Click (PPC) Advertising: Membayar untuk menampilkan iklan di hasil pencarian atau situs web lainnya. Google Ads merupakan contoh utama dari PPC advertising.
- Email Marketing: Membangun dan memelihara daftar email pelanggan untuk mengirimkan promosi, informasi produk, dan konten lainnya.
- Affiliate Marketing: Bermitra dengan situs web atau influencer lainnya untuk mempromosikan produk atau jasa dan mendapatkan komisi dari setiap penjualan yang dihasilkan.
- Banner Ads: Menampilkan iklan grafis di situs web atau platform online lainnya.

Internet marketing pada dasarnya mengandalkan keberadaan internet sebagai media utama. Aktivitasnya terpusat pada strategi online yang memanfaatkan fitur-fitur internet seperti website, search engine, dan email. Fokusnya adalah mendapatkan visibilitas dan trafik ke situs web atau platform online.
Digital Marketing: Cakupan yang Lebih Luas dan Terintegrasi
Digital marketing memiliki cakupan yang jauh lebih luas daripada internet marketing. Ia mencakup semua aktivitas pemasaran yang memanfaatkan teknologi digital, termasuk, tetapi tidak terbatas pada, internet. Digital marketing mengakui bahwa teknologi digital telah meresapi berbagai aspek kehidupan, dan pemasaran harus memanfaatkan semua saluran yang relevan untuk mencapai target audiens.
Berikut beberapa elemen kunci digital marketing:
- Semua aktivitas internet marketing: Digital marketing menyertakan semua strategi internet marketing yang telah disebutkan di atas. SEO, PPC, email marketing, dan affiliate marketing semuanya merupakan bagian integral dari digital marketing.
- Social Media Marketing: Memanfaatkan platform media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, LinkedIn, dan TikTok untuk berinteraksi dengan audiens, membangun brand awareness, dan mengarahkan trafik ke situs web atau platform lainnya.
- Mobile Marketing: Mengoptimalkan strategi pemasaran untuk perangkat seluler, seperti smartphone dan tablet. Ini mencakup pengembangan aplikasi seluler, pemasaran pesan singkat (SMS), dan iklan seluler.
- Content Marketing: Membuat dan mendistribusikan konten yang bernilai bagi audiens target untuk membangun hubungan, meningkatkan brand awareness, dan mengarahkan trafik. Konten ini dapat berupa blog post, video, infografis, ebook, dan lainnya.
- Video Marketing: Menggunakan video untuk mempromosikan produk atau jasa, membangun brand awareness, dan terlibat dengan audiens. Platform seperti YouTube, Vimeo, dan Instagram sangat penting dalam strategi video marketing.
- Influencer Marketing: Bermitra dengan influencer atau tokoh berpengaruh di media sosial atau platform online lainnya untuk mempromosikan produk atau jasa.
- Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) Marketing: Memanfaatkan teknologi AR dan VR untuk menciptakan pengalaman yang imersif dan interaktif bagi pelanggan.
- Programmable Marketing: Menggunakan teknologi seperti AI dan machine learning untuk mengotomatisasi dan mengoptimalkan kampanye pemasaran.

Digital marketing memiliki pendekatan yang lebih holistik dan terintegrasi. Ia tidak hanya berfokus pada mendapatkan trafik ke situs web, tetapi juga pada membangun hubungan yang bermakna dengan pelanggan di berbagai titik sentuh. Strategi digital marketing yang efektif melibatkan pemahaman yang mendalam tentang perilaku konsumen di dunia digital dan memanfaatkan berbagai saluran untuk mencapai tujuan pemasaran.
Perbedaan Kunci antara Digital Marketing dan Internet Marketing:
| Fitur | Internet Marketing | Digital Marketing |
|---|---|---|
| Fokus | Internet sebagai saluran utama | Semua teknologi digital |
| Cakupan | Lebih sempit | Lebih luas dan komprehensif |
| Saluran | Website, search engine, email | Website, search engine, email, media sosial, mobile, dll. |
| Tujuan | Mendapatkan trafik ke situs web | Membangun hubungan pelanggan, meningkatkan brand awareness, dan mendorong konversi |
| Pengukuran | Terfokus pada metrik website (traffic, bounce rate) | Metrik yang lebih beragam (engagement, ROI, brand sentiment) |
| Teknologi | Terbatas pada teknologi internet | Meliputi berbagai teknologi digital, termasuk AI dan IoT |
Contoh Penerapan:
Bayangkan sebuah perusahaan yang menjual produk kecantikan.
-
Internet Marketing: Perusahaan tersebut mungkin berfokus pada SEO untuk meningkatkan peringkat di mesin pencari untuk kata kunci terkait produk mereka, menjalankan kampanye PPC di Google Ads, dan mengirimkan email pemasaran kepada pelanggan yang telah berlangganan buletin mereka.
-
Digital Marketing: Perusahaan tersebut akan melakukan semua aktivitas internet marketing di atas, tetapi juga akan aktif di media sosial (Instagram, Facebook), menggunakan influencer marketing untuk mempromosikan produk mereka, menjalankan kampanye iklan di platform mobile, dan mungkin bahkan menggunakan AR untuk memungkinkan pelanggan mencoba produk secara virtual.
Kesimpulan:
Meskipun sering digunakan secara bergantian, digital marketing dan internet marketing memiliki perbedaan yang signifikan. Internet marketing merupakan subset dari digital marketing, yang fokusnya lebih sempit pada penggunaan internet sebagai saluran utama. Digital marketing memiliki cakupan yang jauh lebih luas, mencakup semua aktivitas pemasaran yang memanfaatkan teknologi digital, termasuk internet dan berbagai saluran lainnya. Untuk mencapai kesuksesan dalam dunia pemasaran modern, perusahaan perlu memahami perbedaan ini dan mengembangkan strategi digital marketing yang komprehensif dan terintegrasi yang memanfaatkan kekuatan berbagai saluran digital untuk mencapai tujuan bisnis mereka. Mengabaikan perbedaan ini dapat mengakibatkan strategi pemasaran yang kurang efektif dan peluang yang terlewatkan. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam tentang perbedaan antara digital marketing dan internet marketing sangat penting bagi setiap bisnis yang ingin bersaing di era digital saat ini.



