free hit counter

Berapa Biaya Franchise Es Teler

Berapa Biaya Franchise Es Teler?

Es teler merupakan minuman khas Indonesia yang terbuat dari campuran buah-buahan, santan, dan es serut. Minuman ini sangat populer di Indonesia dan banyak dijual di berbagai tempat, mulai dari warung pinggir jalan hingga restoran mewah.

Bagi Anda yang tertarik untuk memulai bisnis es teler, salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah dengan membeli franchise. Franchise es teler menawarkan berbagai keuntungan, seperti penggunaan merek yang sudah dikenal, sistem bisnis yang telah teruji, dan dukungan dari pemilik waralaba.

Namun, sebelum memutuskan untuk membeli franchise es teler, penting untuk mengetahui berapa biaya yang diperlukan. Biaya franchise es teler bervariasi tergantung pada merek dan lokasi waralaba.

Biaya Awal

Biaya awal yang diperlukan untuk membeli franchise es teler biasanya meliputi:

  • Biaya waralaba: Biaya ini dibayarkan kepada pemilik waralaba sebagai imbalan atas penggunaan merek dan sistem bisnis mereka. Biaya waralaba biasanya berkisar antara Rp 50 juta hingga Rp 150 juta.
  • Biaya lokasi: Biaya ini digunakan untuk menyewa atau membeli lokasi usaha. Biaya lokasi bervariasi tergantung pada lokasi dan ukuran tempat usaha.
  • Biaya renovasi: Biaya ini digunakan untuk merenovasi tempat usaha agar sesuai dengan standar waralaba. Biaya renovasi biasanya berkisar antara Rp 20 juta hingga Rp 50 juta.
  • Biaya peralatan: Biaya ini digunakan untuk membeli peralatan yang diperlukan untuk membuat es teler, seperti mesin es serut, blender, dan lemari es. Biaya peralatan biasanya berkisar antara Rp 10 juta hingga Rp 25 juta.
  • Biaya bahan baku: Biaya ini digunakan untuk membeli bahan baku yang diperlukan untuk membuat es teler, seperti buah-buahan, santan, dan es. Biaya bahan baku bervariasi tergantung pada jenis bahan baku dan jumlah yang dibutuhkan.

Biaya Berkelanjutan

Selain biaya awal, Anda juga perlu memperhitungkan biaya berkelanjutan yang diperlukan untuk menjalankan franchise es teler. Biaya berkelanjutan biasanya meliputi:

  • Royalti: Royalti adalah biaya yang dibayarkan kepada pemilik waralaba secara berkala, biasanya setiap bulan atau setiap tahun. Royalti biasanya berkisar antara 5% hingga 10% dari omzet penjualan.
  • Biaya pemasaran: Biaya ini digunakan untuk mempromosikan franchise es teler Anda. Biaya pemasaran bervariasi tergantung pada strategi pemasaran yang digunakan.
  • Biaya karyawan: Biaya ini digunakan untuk membayar gaji karyawan yang bekerja di franchise es teler Anda. Biaya karyawan bervariasi tergantung pada jumlah karyawan dan upah yang dibayarkan.
  • Biaya utilitas: Biaya ini digunakan untuk membayar biaya listrik, air, dan gas yang digunakan di franchise es teler Anda. Biaya utilitas bervariasi tergantung pada penggunaan dan tarif yang berlaku.

Total Biaya

Total biaya yang diperlukan untuk membeli dan menjalankan franchise es teler bervariasi tergantung pada faktor-faktor yang disebutkan di atas. Namun, secara umum, total biaya yang diperlukan berkisar antara Rp 100 juta hingga Rp 300 juta.

Kesimpulan

Membeli franchise es teler dapat menjadi pilihan yang menguntungkan bagi Anda yang ingin memulai bisnis minuman. Namun, penting untuk mengetahui berapa biaya yang diperlukan sebelum memutuskan untuk membeli franchise. Dengan mempertimbangkan biaya awal dan biaya berkelanjutan, Anda dapat mempersiapkan keuangan Anda dengan baik dan memaksimalkan keuntungan dari bisnis franchise es teler Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Main Menu