free hit counter

Contoh Mou Franchise Makanan

Contoh Perjanjian Waralaba Makanan

Pendahuluan

Perjanjian waralaba makanan adalah kontrak yang mengikat antara pewaralaba dan penerima waralaba. Perjanjian ini menguraikan syarat dan ketentuan hubungan waralaba, termasuk hak dan kewajiban masing-masing pihak.

Ketentuan Penting dalam Perjanjian Waralaba Makanan

Perjanjian waralaba makanan biasanya mencakup ketentuan berikut:

  • Nama dan Merek Dagang: Pewaralaba memberikan kepada penerima waralaba hak untuk menggunakan nama dan merek dagang pewaralaba.
  • Wilayah: Perjanjian ini menentukan wilayah geografis tempat penerima waralaba dapat mengoperasikan bisnis waralabanya.
  • Biaya Waralaba: Penerima waralaba membayar biaya waralaba awal kepada pewaralaba sebagai imbalan atas hak untuk menggunakan nama dan merek dagang pewaralaba.
  • Biaya Royalti: Penerima waralaba membayar biaya royalti berkelanjutan kepada pewaralaba sebagai persentase dari pendapatan kotor.
  • Standar Operasional: Pewaralaba menetapkan standar operasional yang harus dipatuhi oleh penerima waralaba, termasuk prosedur operasi, standar kualitas, dan persyaratan peralatan.
  • Pelatihan dan Dukungan: Pewaralaba memberikan pelatihan dan dukungan kepada penerima waralaba untuk membantu mereka mengoperasikan bisnis waralaba mereka secara sukses.
  • Jangka Waktu: Perjanjian waralaba biasanya memiliki jangka waktu tertentu, seperti 5 atau 10 tahun.

Contoh Perjanjian Waralaba Makanan

Berikut ini adalah contoh ketentuan penting dari perjanjian waralaba makanan:

Nama dan Merek Dagang:

  • Penerima waralaba berhak menggunakan nama, merek dagang, dan logo pewaralaba dalam mengoperasikan bisnis waralaba mereka.
  • Penerima waralaba tidak boleh menggunakan nama, merek dagang, atau logo pewaralaba untuk tujuan apa pun selain mengoperasikan bisnis waralaba mereka.

Wilayah:

  • Penerima waralaba diberikan hak eksklusif untuk mengoperasikan bisnis waralaba di wilayah geografis yang ditentukan.
  • Pewaralaba tidak akan memberikan waralaba kepada pihak lain di wilayah yang sama.

Biaya Waralaba:

  • Penerima waralaba membayar biaya waralaba awal sebesar $50.000 kepada pewaralaba.
  • Biaya waralaba awal tidak dapat dikembalikan.

Biaya Royalti:

  • Penerima waralaba membayar biaya royalti sebesar 5% dari pendapatan kotor mereka kepada pewaralaba.
  • Biaya royalti dibayarkan setiap bulan.

Standar Operasional:

  • Penerima waralaba harus mematuhi standar operasional pewaralaba, termasuk prosedur operasi, standar kualitas, dan persyaratan peralatan.
  • Pewaralaba dapat mengubah standar operasional dari waktu ke waktu dengan memberikan pemberitahuan kepada penerima waralaba.

Pelatihan dan Dukungan:

  • Pewaralaba akan memberikan pelatihan dan dukungan kepada penerima waralaba untuk membantu mereka mengoperasikan bisnis waralaba mereka secara sukses.
  • Pelatihan dan dukungan mencakup pelatihan awal, dukungan berkelanjutan, dan akses ke materi pelatihan.

Jangka Waktu:

  • Perjanjian waralaba memiliki jangka waktu 10 tahun.
  • Perjanjian waralaba dapat diperpanjang dengan kesepakatan bersama dari kedua belah pihak.

Kesimpulan

Perjanjian waralaba makanan adalah dokumen hukum yang penting yang menguraikan syarat dan ketentuan hubungan waralaba. Penting bagi pewaralaba dan penerima waralaba untuk meninjau perjanjian dengan cermat sebelum menandatanganinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Main Menu