free hit counter

Jurnal Pola Kemitraan Dagang Umum Vol 9 No 3

Artikel Jurnal: Pola Kemitraan Dagang Umum Vol. 9 No. 3

Pendahuluan

Jurnal Pola Kemitraan Dagang Umum (JKPDG) merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Jurnal ini memuat artikel-artikel penelitian dan tinjauan pustaka di bidang ekonomi dan bisnis, khususnya yang terkait dengan perdagangan internasional. Volume 9 Nomor 3 dari JKPDG menyajikan serangkaian artikel yang mengeksplorasi berbagai aspek pola kemitraan dagang umum.

Artikel yang Dipublikasikan

Volume ini memuat enam artikel yang membahas topik-topik berikut:

  • Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perdagangan Bilateral Indonesia-Malaysia oleh R.A. Prasetyo dan D.P. Susanto
  • Dampak Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) terhadap Perdagangan Indonesia oleh A.A.N. Puspadewi dan I.G.A.A. Putri
  • Pengaruh Perjanjian Perdagangan Bebas ASEAN-Australia-Selandia Baru (AANZFTA) terhadap Perdagangan Indonesia oleh N.A. Sari dan S.H. Supriyadi
  • Evaluasi Kinerja Perjanjian Perdagangan Bebas ASEAN-Tiongkok (ACFTA) oleh M.A.R. Nugraha dan A.A.N. Puspadewi
  • Analisis Pola Perdagangan Indonesia-Tiongkok dalam Kerangka Kerja Belt and Road Initiative (BRI) oleh M.A.R. Nugraha dan R.A. Prasetyo
  • Dampak Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-Korea Selatan (IK-CEPA) terhadap Perdagangan Indonesia oleh N.A. Sari dan S.H. Supriyadi

Temuan Utama

Artikel-artikel dalam volume ini memberikan temuan penting tentang pola kemitraan dagang umum, antara lain:

  • Faktor-faktor seperti kedekatan geografis, kesamaan budaya, dan tingkat pembangunan ekonomi sangat memengaruhi perdagangan bilateral antara Indonesia dan Malaysia.
  • RCEP berpotensi meningkatkan perdagangan Indonesia, terutama di sektor manufaktur dan pertanian.
  • AANZFTA telah meningkatkan perdagangan Indonesia dengan Australia dan Selandia Baru, tetapi juga menimbulkan tantangan bagi industri tertentu.
  • ACFTA telah meningkatkan perdagangan Indonesia dengan Tiongkok, tetapi juga menyebabkan defisit perdagangan yang lebih besar.
  • BRI telah memfasilitasi perdagangan Indonesia-Tiongkok, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran tentang utang dan ketergantungan.
  • IK-CEPA telah meningkatkan perdagangan Indonesia dengan Korea Selatan, tetapi juga menyebabkan persaingan yang lebih ketat di pasar domestik.

Implikasi Kebijakan

Temuan dalam JKPDG Vol. 9 No. 3 memiliki implikasi penting bagi pembuat kebijakan di Indonesia dan negara-negara mitra dagangnya. Beberapa rekomendasi kebijakan yang diajukan oleh penulis antara lain:

  • Meningkatkan kerja sama ekonomi regional untuk memfasilitasi perdagangan dan investasi.
  • Mendiversifikasi mitra dagang dan produk ekspor untuk mengurangi ketergantungan pada pasar tertentu.
  • Meningkatkan daya saing industri domestik untuk menghadapi persaingan dari impor.
  • Memastikan bahwa perjanjian perdagangan bebas memberikan manfaat yang adil bagi semua pihak yang terlibat.
  • Memantau dan mengevaluasi dampak perjanjian perdagangan bebas secara berkala untuk mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.

Kesimpulan

JKPDG Vol. 9 No. 3 memberikan wawasan yang berharga tentang pola kemitraan dagang umum dan implikasinya bagi Indonesia dan negara-negara mitra dagangnya. Temuan dan rekomendasi kebijakan yang disajikan dalam jurnal ini dapat membantu pembuat kebijakan dalam merancang dan mengimplementasikan kebijakan perdagangan yang efektif dan saling menguntungkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Main Menu