Kemitraan Mo Nyusu 2018: Membawa Nutrisi ke Anak-anak Indonesia
Pendahuluan
Kemitraan Mo Nyusu adalah sebuah inisiatif yang diluncurkan pada tahun 2018 oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan didukung oleh berbagai organisasi, termasuk UNICEF, WHO, dan Nestlé Indonesia. Tujuan dari kemitraan ini adalah untuk meningkatkan akses terhadap susu dan produk susu yang terjangkau dan bergizi bagi anak-anak Indonesia.
Latar Belakang
Indonesia menghadapi masalah gizi yang signifikan, dengan sekitar 37% anak balita mengalami stunting (kekerdilan) dan 19% mengalami wasting (kekurangan berat badan). Susu dan produk susu merupakan sumber nutrisi penting yang dapat membantu mengatasi masalah ini, karena mengandung protein, kalsium, dan vitamin yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.
Tujuan Kemitraan
Kemitraan Mo Nyusu memiliki tiga tujuan utama:
- Meningkatkan akses terhadap susu dan produk susu yang terjangkau dan bergizi bagi anak-anak Indonesia.
- Mempromosikan konsumsi susu dan produk susu yang teratur di kalangan anak-anak.
- Meningkatkan kesadaran tentang pentingnya nutrisi yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.
Strategi Pelaksanaan
Untuk mencapai tujuannya, Kemitraan Mo Nyusu menerapkan berbagai strategi, antara lain:
- Pemberian Subsidi Susu: Pemerintah memberikan subsidi untuk pembelian susu dan produk susu bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan.
- Pendidikan Gizi: Kemitraan ini melakukan kampanye pendidikan gizi untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya susu dan produk susu bagi anak-anak.
- Penguatan Distribusi: Kemitraan ini bekerja sama dengan produsen susu dan pengecer untuk memperluas distribusi susu dan produk susu ke daerah-daerah terpencil.
- Pengembangan Industri: Kemitraan ini mendukung pengembangan industri susu nasional untuk memastikan pasokan susu yang berkelanjutan dan terjangkau.
Dampak Kemitraan
Sejak diluncurkan pada tahun 2018, Kemitraan Mo Nyusu telah mencapai dampak yang signifikan:
- Peningkatan Konsumsi Susu: Konsumsi susu di kalangan anak-anak Indonesia meningkat secara signifikan, dari 120 ml per hari pada tahun 2018 menjadi 150 ml per hari pada tahun 2021.
- Penurunan Stunting: Angka stunting di Indonesia menurun dari 37% pada tahun 2018 menjadi 30% pada tahun 2021.
- Peningkatan Kesehatan Anak: Anak-anak yang mengonsumsi susu secara teratur menunjukkan peningkatan kesehatan secara keseluruhan, termasuk peningkatan berat badan dan tinggi badan.
Kesimpulan
Kemitraan Mo Nyusu merupakan sebuah inisiatif penting yang telah berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan nutrisi dan kesehatan anak-anak Indonesia. Dengan menyediakan akses terhadap susu dan produk susu yang terjangkau dan bergizi, serta mempromosikan konsumsi susu yang teratur, kemitraan ini telah membantu mengurangi stunting dan meningkatkan kesehatan anak-anak di seluruh negeri.