free hit counter

Komparasi Pendapatan Usaha Ternak Ayam Pedaging Pola Kemitraan Dan Mandiri

Perbandingan Pendapatan Usaha Ternak Ayam Pedaging Pola Kemitraan dan Mandiri

Pendahuluan

Usaha ternak ayam pedaging merupakan salah satu usaha peternakan yang banyak diminati oleh masyarakat. Usaha ini dapat dilakukan dengan dua pola, yaitu pola kemitraan dan pola mandiri. Kedua pola ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, yang tentunya akan memengaruhi pendapatan yang diperoleh.

Pola Kemitraan

Dalam pola kemitraan, peternak menjalin kerja sama dengan perusahaan integrator. Perusahaan integrator akan menyediakan bibit ayam, pakan, obat-obatan, dan pendampingan teknis. Peternak hanya perlu menyediakan kandang dan tenaga kerja.

Kelebihan Pola Kemitraan:

  • Peternak tidak perlu mengeluarkan modal besar untuk membeli bibit ayam, pakan, dan obat-obatan.
  • Peternak mendapatkan pendampingan teknis dari perusahaan integrator, sehingga risiko kegagalan dapat diminimalkan.
  • Peternak dapat menjual ayam pedaging langsung ke perusahaan integrator, sehingga tidak perlu mencari pasar sendiri.

Kekurangan Pola Kemitraan:

  • Peternak hanya mendapatkan bagi hasil dari penjualan ayam pedaging, sehingga pendapatan yang diperoleh tidak sebesar pola mandiri.
  • Peternak tidak memiliki kebebasan dalam menentukan harga jual ayam pedaging.
  • Peternak harus mengikuti aturan dan prosedur yang ditetapkan oleh perusahaan integrator.

Pola Mandiri

Dalam pola mandiri, peternak melakukan semua kegiatan usaha ternak ayam pedaging secara mandiri, mulai dari penyediaan bibit ayam, pakan, obat-obatan, hingga pemasaran hasil panen.

Kelebihan Pola Mandiri:

  • Peternak mendapatkan seluruh keuntungan dari penjualan ayam pedaging, sehingga pendapatan yang diperoleh lebih besar.
  • Peternak memiliki kebebasan dalam menentukan harga jual ayam pedaging.
  • Peternak dapat memilih bibit ayam, pakan, dan obat-obatan sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.

Kekurangan Pola Mandiri:

  • Peternak harus mengeluarkan modal besar untuk membeli bibit ayam, pakan, dan obat-obatan.
  • Peternak harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup dalam bidang peternakan ayam pedaging.
  • Peternak harus mencari pasar sendiri untuk menjual ayam pedaging.

Perbandingan Pendapatan

Pendapatan yang diperoleh dari usaha ternak ayam pedaging pola kemitraan dan mandiri sangat bervariasi, tergantung pada skala usaha, harga jual ayam pedaging, dan biaya produksi.

Namun, secara umum, pendapatan yang diperoleh dari pola mandiri lebih besar dibandingkan dengan pola kemitraan. Hal ini karena peternak mendapatkan seluruh keuntungan dari penjualan ayam pedaging.

Sebagai contoh, jika harga jual ayam pedaging Rp20.000 per kilogram dan biaya produksi Rp15.000 per kilogram, maka pendapatan bersih yang diperoleh dari pola mandiri adalah Rp5.000 per kilogram. Sedangkan pendapatan bersih yang diperoleh dari pola kemitraan hanya sekitar Rp2.500 per kilogram.

Kesimpulan

Pola kemitraan dan pola mandiri dalam usaha ternak ayam pedaging memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Peternak dapat memilih pola yang sesuai dengan modal, pengetahuan, dan keterampilan yang dimiliki.

Jika peternak memiliki modal terbatas dan belum memiliki pengalaman dalam bidang peternakan ayam pedaging, maka pola kemitraan dapat menjadi pilihan yang tepat. Namun, jika peternak memiliki modal yang cukup dan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai, maka pola mandiri dapat memberikan pendapatan yang lebih besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Main Menu