Peraturan YouTube AdSense 2019: Panduan Lengkap untuk Pembuat Konten
Table of Content
Peraturan YouTube AdSense 2019: Panduan Lengkap untuk Pembuat Konten

Tahun 2019 menandai era penting bagi para kreator YouTube yang bermitra dengan AdSense. Peraturan yang berlaku saat itu, meskipun telah mengalami beberapa revisi sejak saat itu, tetap menjadi dasar pemahaman penting bagi siapa pun yang ingin memahami lanskap monetisasi YouTube. Artikel ini akan membahas secara rinci peraturan YouTube AdSense di tahun 2019, termasuk kebijakan monetisasi, persyaratan kepatuhan, dan konsekuensi pelanggaran. Memahami peraturan ini sangat krusial untuk menjaga agar saluran YouTube tetap dalam kondisi baik dan menghasilkan pendapatan secara berkelanjutan.
I. Persyaratan Kelayakan Program Partner YouTube (YPP)
Sebelum membahas peraturan AdSense secara spesifik, penting untuk memahami persyaratan Program Partner YouTube (YPP) di tahun 2019, karena ini merupakan prasyarat untuk dapat memonetisasi video melalui AdSense. Pada tahun tersebut, persyaratan YPP umumnya meliputi:
-
4.000 jam tayang publik dalam 12 bulan terakhir: Ini menunjukkan tingkat keterlibatan penonton yang signifikan dan konsistensi dalam mengunggah konten. Jam tayang ini harus berasal dari video yang memenuhi pedoman komunitas YouTube.
-
1.000 subscriber: Jumlah subscriber ini menunjukkan basis penonton yang telah terbangun dan menunjukkan minat terhadap konten yang diunggah.
-
Menerima dan mematuhi Program Partner YouTube dan semua kebijakan monetisasi YouTube: Ini merupakan poin yang sangat penting. Para kreator harus setuju dan mematuhi semua kebijakan yang ditetapkan oleh YouTube, termasuk pedoman komunitas, kebijakan monetisasi, dan ketentuan layanan.
-
Memiliki akun AdSense yang terhubung: Setelah memenuhi persyaratan jam tayang dan subscriber, kreator perlu memiliki akun AdSense yang terhubung ke saluran YouTube mereka. Akun AdSense ini akan digunakan untuk menerima pembayaran dari iklan yang ditayangkan di video mereka.

II. Kebijakan Monetisasi YouTube 2019: Inti dari Peraturan AdSense
Kebijakan monetisasi YouTube 2019 merupakan inti dari peraturan AdSense. Pelanggaran terhadap kebijakan ini dapat mengakibatkan penangguhan atau pembatalan hak monetisasi. Beberapa poin penting dalam kebijakan ini meliputi:
-
Konten yang Sesuai dengan Pengiklan: YouTube sangat menekankan pada konten yang sesuai dengan pengiklan. Konten yang dianggap kontroversial, mengandung kekerasan berlebihan, ujaran kebencian, atau eksploitasi anak-anak akan sulit untuk dimonetisasi. Pengiklan ingin memastikan bahwa iklan mereka ditampilkan di lingkungan yang aman dan sesuai dengan citra merek mereka.
-
Hak Cipta: Penggunaan musik, gambar, atau video yang dilindungi hak cipta tanpa izin dari pemegang hak cipta merupakan pelanggaran serius. YouTube memiliki sistem Content ID yang mendeteksi penggunaan konten yang dilindungi hak cipta. Pelanggaran hak cipta dapat mengakibatkan pemblokiran video, penangguhan monetisasi, bahkan pemutusan akun.
-
Konten yang Menyesatkan atau Menipu: Konten yang memberikan informasi yang salah, menyesatkan, atau menipu penonton dilarang keras. Ini termasuk klik umpan (clickbait), penipuan, dan promosi produk atau layanan yang tidak sah.
-
Aktivitas yang Merugikan: Aktivitas yang merugikan, seperti spam, penipuan, dan peretasan, juga dilarang. YouTube secara aktif memantau aktivitas yang mencurigakan dan akan mengambil tindakan jika ditemukan pelanggaran.
-
Konten Dewasa: Konten dewasa, termasuk konten seksual eksplisit, kekerasan grafis, dan penggunaan narkoba, umumnya dilarang untuk dimonetisasi. Ada pengecualian tertentu, tetapi umumnya konten ini harus diberi label dengan tepat dan ditujukan untuk audiens dewasa.
-
Penggunaan Metadata yang Salah: Penggunaan judul, deskripsi, atau tag yang menyesatkan untuk meningkatkan peringkat video atau menarik klik yang tidak pantas juga merupakan pelanggaran.
-
Perilaku yang Menipu: Ini mencakup tindakan seperti membuat akun palsu, membeli subscriber atau views, dan melakukan manipulasi lainnya untuk meningkatkan metrik saluran.
III. Konsekuensi Pelanggaran Kebijakan
Pelanggaran terhadap kebijakan monetisasi YouTube 2019 dapat mengakibatkan berbagai konsekuensi, mulai dari peringatan hingga pemutusan akun. Beberapa konsekuensi yang mungkin terjadi meliputi:
-
Peringatan: Untuk pelanggaran ringan, YouTube mungkin hanya memberikan peringatan. Kreator diberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahan dan memastikan kepatuhan di masa mendatang.
-
Penangguhan Monetisasi: Pelanggaran yang lebih serius dapat mengakibatkan penangguhan monetisasi sementara. Selama periode penangguhan, kreator tidak akan menerima pendapatan dari iklan.
-
Pemutusan Akun: Pelanggaran berulang atau pelanggaran yang sangat serius dapat mengakibatkan pemutusan akun YouTube secara permanen. Ini berarti kehilangan akses ke saluran, video, dan semua data yang terkait dengan akun tersebut.
-
Pembatasan Fitur: YouTube juga dapat membatasi fitur-fitur tertentu pada saluran, seperti kemampuan untuk mengunggah video baru atau menggunakan fitur komunitas.
IV. Tips untuk Mematuhi Peraturan AdSense 2019 (dan seterusnya)
Memahami dan mematuhi peraturan YouTube sangat penting untuk keberhasilan jangka panjang sebagai kreator. Berikut beberapa tips untuk memastikan kepatuhan:
-
Baca Kebijakan Monetisasi Secara Teliti: Luangkan waktu untuk membaca dan memahami secara menyeluruh kebijakan monetisasi YouTube. Pahami apa yang diperbolehkan dan apa yang dilarang.
-
Gunakan Sumber Daya yang Tersedia: YouTube menyediakan berbagai sumber daya, seperti panduan, forum, dan pusat bantuan, yang dapat membantu menjawab pertanyaan dan memberikan klarifikasi tentang kebijakan.
-
Tinjau Video Sebelum Diunggah: Sebelum mengunggah video, tinjau kembali konten untuk memastikan bahwa ia mematuhi semua kebijakan YouTube. Perhatikan konten, judul, deskripsi, dan tag.
-
Gunakan Musik dan Gambar Bebas Royalti: Untuk menghindari masalah hak cipta, gunakan musik dan gambar yang bebas royalti atau yang telah Anda peroleh izinnya.
-
Berhati-hati dalam Memilih Kata-Kata: Hindari penggunaan kata-kata yang bersifat provokatif, menyinggung, atau mengandung ujaran kebencian.
-
Berinteraksi dengan Komunitas YouTube: Bergabunglah dengan komunitas YouTube dan berinteraksi dengan kreator lain untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang kebijakan monetisasi.
-
Pantau Kinerja Saluran Secara Berkala: Pantau secara teratur kinerja saluran Anda dan perhatikan peringatan atau pesan dari YouTube. Tanggapi dengan segera jika ada masalah.
-
Tetap Up-to-Date: Kebijakan YouTube dapat berubah dari waktu ke waktu. Tetaplah mengikuti pembaruan terbaru untuk memastikan bahwa Anda tetap mematuhi peraturan yang berlaku.
V. Kesimpulan
Peraturan YouTube AdSense di tahun 2019, dan peraturan yang berlaku saat ini, menekankan pentingnya menciptakan konten yang berkualitas, etis, dan sesuai dengan pedoman komunitas. Memahami dan mematuhi peraturan ini tidak hanya penting untuk menjaga agar saluran tetap dalam kondisi baik, tetapi juga untuk membangun kepercayaan dengan penonton dan pengiklan. Dengan mengikuti tips dan panduan yang telah diuraikan di atas, para kreator YouTube dapat memaksimalkan potensi monetisasi mereka sambil tetap menjaga integritas dan reputasi saluran mereka. Ingatlah bahwa kepatuhan terhadap peraturan adalah kunci keberhasilan jangka panjang dalam dunia YouTube.



