Perbaiki Adsense Setelah Setting Blog ke HTTPS: Panduan Lengkap
Table of Content
Perbaiki Adsense Setelah Setting Blog ke HTTPS: Panduan Lengkap

Migrasi blog dari HTTP ke HTTPS adalah langkah penting untuk meningkatkan keamanan dan SEO. Namun, perubahan ini terkadang dapat menimbulkan masalah dengan Adsense, platform periklanan yang banyak digunakan oleh blogger. Artikel ini akan membahas secara detail berbagai masalah yang mungkin muncul setelah beralih ke HTTPS dan memberikan solusi praktis untuk memperbaikinya sehingga pendapatan Adsense Anda tetap optimal.
Mengapa Migrasi ke HTTPS Penting?
Sebelum membahas masalah Adsense, penting untuk memahami mengapa migrasi ke HTTPS sangat penting. HTTPS (Hyper Text Transfer Protocol Secure) menggunakan enkripsi SSL/TLS untuk mengamankan koneksi antara browser pengguna dan server web Anda. Ini berarti data yang ditransfer, termasuk informasi pribadi pengguna, dienkripsi dan dilindungi dari penyadapan. Manfaat migrasi ini meliputi:
- Keamanan yang ditingkatkan: Melindungi data pengguna dan meningkatkan kepercayaan.
- Peringkat SEO yang lebih baik: Google memberikan prioritas kepada situs web yang aman, sehingga meningkatkan peringkat pencarian.
- Meningkatkan kepercayaan pengguna: Pengguna lebih cenderung mempercayai situs web yang aman dan terenkripsi.
- Peningkatan konversi: Keamanan yang ditingkatkan dapat meningkatkan kepercayaan pengguna dan mendorong konversi.
Masalah Adsense Setelah Migrasi ke HTTPS

Meskipun migrasi ke HTTPS menawarkan banyak manfaat, beberapa masalah dapat muncul dengan Adsense setelah perubahan ini:
-
Kode Iklan Tidak Ditampilkan: Ini adalah masalah paling umum. Setelah beralih ke HTTPS, kode iklan Adsense mungkin tidak ditampilkan sama sekali atau hanya ditampilkan sebagian. Hal ini disebabkan karena kode iklan masih mengacu pada versi HTTP situs Anda.
-
Iklan Ditampilkan, Tapi Tidak Menghasilkan Pendapatan: Meskipun iklan ditampilkan, klik dan tayangan mungkin tidak tercatat dengan benar oleh Adsense. Ini bisa disebabkan oleh kesalahan dalam implementasi kode iklan atau masalah konfigurasi.
-
Penurunan Pendapatan Secara Signifikan: Setelah migrasi, Anda mungkin mengalami penurunan pendapatan Adsense yang signifikan. Ini bisa disebabkan oleh kombinasi masalah seperti kode iklan yang tidak berfungsi dengan baik, masalah pelacakan, atau bahkan perubahan perilaku pengguna.
-
Kesalahan Verifikasi Domain: Adsense mungkin mengalami kesulitan dalam memverifikasi domain Anda setelah migrasi ke HTTPS. Ini dapat mencegah Anda dari menampilkan iklan sama sekali.

Langkah-langkah Memperbaiki Masalah Adsense Setelah Migrasi ke HTTPS
Berikut adalah langkah-langkah terperinci untuk memperbaiki masalah Adsense setelah beralih ke HTTPS:
1. Verifikasi HTTPS di Adsense:
- Pastikan URL Adsense Anda sudah diperbarui: Masuk ke akun Adsense Anda dan verifikasi bahwa URL situs web Anda sudah diperbarui ke versi HTTPS. Jika masih menggunakan HTTP, perbarui segera.
- Verifikasi Domain Ulang: Setelah memperbarui URL, verifikasi domain Anda lagi melalui Adsense. Ikuti petunjuk yang diberikan oleh Adsense untuk memverifikasi domain Anda menggunakan metode yang sesuai (misalnya, menambahkan tag HTML ke kode situs Anda).
2. Periksa dan Perbarui Kode Iklan:
- Gunakan Kode Iklan yang Tepat: Pastikan Anda menggunakan kode iklan Adsense yang terbaru dan sesuai untuk versi HTTPS situs Anda. Jangan menggunakan kode iklan yang dibuat sebelum migrasi. Kode iklan yang benar harus mengarah ke versi HTTPS situs Anda.
- Pastikan Kode Iklan Terpasang dengan Benar: Pastikan kode iklan ditempatkan dengan benar di dalam kode HTML situs web Anda. Periksa apakah kode tersebut terpasang di tempat yang tepat dan tidak ada kesalahan sintaks. Gunakan alat validasi HTML untuk memastikan kode HTML Anda bebas kesalahan.
- Uji Kode Iklan di Berbagai Perangkat dan Browser: Setelah memasang kode iklan, uji tampilan dan fungsionalitasnya di berbagai perangkat dan browser untuk memastikan kompatibilitas.
3. Periksa Pengaturan Server dan .htaccess:
- Konfigurasi Server yang Benar: Pastikan server Anda dikonfigurasi dengan benar untuk mendukung HTTPS. Ini meliputi sertifikat SSL yang valid dan konfigurasi yang tepat di server web Anda (Apache, Nginx, dll.).
- Penggunaan
wwwatau Tanpawww: Pastikan Anda konsisten dalam penggunaanwwwatau tanpawwwdi URL Anda. Jika Anda menggunakanwww, pastikan semua kode iklan dan tautan mengarah ke versiwww. Sebaliknya, jika Anda tidak menggunakanwww, pastikan semua URL konsisten tanpawww. Konsistensi ini penting untuk menghindari masalah pelacakan. - File
.htaccess: Periksa file.htaccessAnda untuk memastikan tidak ada konflik atau aturan yang menghalangi akses ke kode iklan Adsense. Jika Anda tidak yakin tentang bagaimana memodifikasi file ini, konsultasikan dengan ahli web developer. Salah satu kemungkinan masalah adalah redirect yang salah dari HTTP ke HTTPS.
4. Gunakan Alat Debugging dan Pemeriksa Kesalahan:
- Google Chrome DevTools: Gunakan DevTools di Chrome untuk memeriksa kesalahan JavaScript atau masalah lainnya yang mungkin menghalangi kode iklan Adsense.
- AdSense Troubleshooting Tools: Adsense menyediakan alat-alat troubleshooting yang dapat membantu Anda mengidentifikasi masalah yang spesifik. Manfaatkan alat-alat ini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang masalah yang Anda hadapi.
- Google Search Console: Periksa Google Search Console untuk melihat apakah ada masalah keamanan atau kesalahan lainnya yang memengaruhi situs web Anda.
5. Perbarui Sitemap dan Robot.txt:
- Sitemap: Pastikan sitemap Anda diperbarui untuk menyertakan versi HTTPS dari halaman web Anda.
- Robot.txt: Pastikan file robot.txt Anda tidak memblokir akses crawler Adsense ke halaman web Anda.
6. Periksa Cache dan Cookie:
- Bersihkan Cache Browser: Bersihkan cache dan cookie browser Anda untuk memastikan Anda melihat versi terbaru dari situs web Anda.
- Purge Cache Server: Jika Anda menggunakan layanan caching, seperti Cloudflare atau Varnish, pastikan Anda membersihkan cache server untuk memastikan bahwa versi HTTPS dari situs web Anda disajikan dengan benar.
7. Hubungi Dukungan Adsense:
Jika Anda telah mencoba semua langkah di atas dan masih mengalami masalah, hubungi dukungan Adsense untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut. Berikan detail lengkap tentang masalah yang Anda hadapi, termasuk tangkapan layar dan informasi yang relevan.
Kesimpulan:
Migrasi ke HTTPS adalah langkah penting untuk meningkatkan keamanan dan SEO blog Anda. Namun, perubahan ini dapat menimbulkan beberapa masalah dengan Adsense. Dengan mengikuti langkah-langkah yang diuraikan dalam artikel ini, Anda dapat mengatasi masalah tersebut dan memastikan bahwa iklan Adsense Anda ditampilkan dengan benar dan menghasilkan pendapatan yang optimal. Ingatlah untuk selalu memeriksa kode iklan Anda, konfigurasi server, dan pengaturan Adsense Anda untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik setelah migrasi. Jangan ragu untuk mencari bantuan dari ahli web developer jika Anda memerlukan bantuan lebih lanjut. Keberhasilan migrasi ke HTTPS dan pemeliharaan pendapatan Adsense Anda memerlukan kesabaran dan perhatian terhadap detail.



