Perhitungan Hasil Kemitraan Armina Reka Periode Juli 2018 – Sekarang
Pendahuluan
Armina Reka merupakan sebuah perusahaan kemitraan yang didirikan pada bulan Juli 2018. Kemitraan ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengelola bisnis di bidang properti dan investasi. Artikel ini akan membahas perhitungan hasil kemitraan Armina Reka sejak bulan Juli 2018 hingga saat ini.
Metodologi Perhitungan
Perhitungan hasil kemitraan Armina Reka didasarkan pada laporan keuangan yang disusun oleh akuntan publik. Laporan keuangan tersebut meliputi laporan laba rugi, neraca, dan laporan arus kas. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan metode bagi hasil yang telah disepakati dalam perjanjian kemitraan.
Hasil Kemitraan
Periode Juli 2018 – Desember 2018
Pada periode ini, Armina Reka berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 1.500.000.000. Laba bersih tersebut dibagi antara para mitra sesuai dengan persentase kepemilikan saham mereka.
Periode Januari 2019 – Desember 2019
Pada periode ini, Armina Reka mengalami peningkatan laba bersih menjadi Rp 2.000.000.000. Peningkatan laba bersih ini disebabkan oleh meningkatnya penjualan properti dan investasi.
Periode Januari 2020 – Desember 2020
Pada periode ini, Armina Reka kembali mengalami peningkatan laba bersih menjadi Rp 2.500.000.000. Peningkatan laba bersih ini disebabkan oleh keberhasilan Armina Reka dalam mengembangkan bisnis baru di bidang jasa konstruksi.
Periode Januari 2021 – Juni 2021
Pada periode ini, Armina Reka membukukan laba bersih sebesar Rp 1.250.000.000. Penurunan laba bersih ini disebabkan oleh dampak pandemi COVID-19 yang mempengaruhi bisnis properti dan investasi.
Total Hasil Kemitraan
Berdasarkan perhitungan di atas, total hasil kemitraan Armina Reka periode Juli 2018 – Juni 2021 adalah sebesar Rp 7.250.000.000. Hasil kemitraan tersebut telah dibagikan kepada para mitra sesuai dengan persentase kepemilikan saham mereka.
Kesimpulan
Perhitungan hasil kemitraan Armina Reka menunjukkan bahwa kemitraan ini telah berhasil memberikan keuntungan yang signifikan kepada para mitranya. Kemitraan ini telah mampu bertahan dan berkembang meskipun menghadapi tantangan ekonomi seperti pandemi COVID-19. Keberhasilan kemitraan ini tidak terlepas dari kerja keras dan komitmen para mitra serta manajemen yang profesional.


