free hit counter

Solusi Channel Agar Channel Yt Diterima Google Adsense 2017

Menggapai Adsense: Strategi Optimasi Channel YouTube untuk Persetujuan Tahun 2017 (dan seterusnya)

Menggapai Adsense: Strategi Optimasi Channel YouTube untuk Persetujuan Tahun 2017 (dan seterusnya)

Menggapai Adsense: Strategi Optimasi Channel YouTube untuk Persetujuan Tahun 2017 (dan seterusnya)

Tahun 2017 mungkin sudah berlalu, namun perjuangan untuk diterima di Google Adsense tetap relevan hingga saat ini. Memonetisasi channel YouTube melalui Adsense merupakan impian banyak kreator konten. Namun, proses persetujuannya seringkali terasa rumit dan penuh tantangan. Artikel ini akan membahas strategi komprehensif untuk mengoptimalkan channel YouTube Anda agar memenuhi persyaratan Google Adsense dan diterima pada tahun 2017 (dan relevan untuk tahun-tahun berikutnya), termasuk aspek-aspek yang seringkali luput dari perhatian.

I. Memahami Persyaratan Google Adsense untuk YouTube

Sebelum membahas strategi optimasi, penting untuk memahami persyaratan dasar Google Adsense untuk YouTube. Pada tahun 2017 dan hingga sekarang, persyaratan inti tetap sama:

  • Jumlah Subscriber: Meskipun tidak ada angka pasti yang dipublikasikan Google, memiliki jumlah subscriber yang signifikan (minimal 1000 subscriber, namun semakin banyak lebih baik) menunjukkan bahwa channel Anda memiliki audiens yang tertarik dan aktif.

  • Total Durasi Tontonan: Persyaratan ini menekankan kualitas konten. Google melihat total durasi tontonan publik dalam jangka waktu tertentu (biasanya 4000 jam dalam 12 bulan terakhir). Ini menandakan bahwa penonton menghabiskan waktu yang cukup di channel Anda, menunjukkan engagement yang tinggi.

  • Menggapai Adsense: Strategi Optimasi Channel YouTube untuk Persetujuan Tahun 2017 (dan seterusnya)

  • Kepatuhan terhadap Ketentuan Layanan: Ini adalah poin yang sangat krusial. Anda harus mematuhi semua kebijakan Google Adsense dan YouTube, termasuk hak cipta, konten yang ramah anak, dan pedoman komunitas. Pelanggaran terhadap kebijakan ini dapat menyebabkan penolakan aplikasi atau bahkan penutupan akun.

  • Konten Berkualitas Tinggi dan Konsisten: Google menyukai channel dengan konten yang konsisten, berkualitas tinggi, dan menarik. Konten yang unik, informatif, menghibur, dan sesuai dengan niche yang Anda pilih akan meningkatkan peluang Anda.

    Menggapai Adsense: Strategi Optimasi Channel YouTube untuk Persetujuan Tahun 2017 (dan seterusnya)

  • Kualitas Channel: Channel Anda harus memiliki tampilan yang profesional dan terorganisir. Gunakan banner dan artwork yang menarik, serta deskripsi channel yang jelas dan informatif.

Menggapai Adsense: Strategi Optimasi Channel YouTube untuk Persetujuan Tahun 2017 (dan seterusnya)

II. Strategi Optimasi Channel YouTube untuk Persetujuan Adsense

Berikut adalah strategi komprehensif untuk mengoptimalkan channel YouTube Anda agar memenuhi persyaratan Google Adsense:

A. Membangun Audiens yang Loyal:

  • Riset Keyword: Identifikasi keyword yang relevan dengan niche Anda dan memiliki volume pencarian yang tinggi namun persaingan yang masih terkelola. Gunakan tools seperti Google Keyword Planner, TubeBuddy, atau VidIQ.

  • Buat Konten yang Berkualitas: Fokus pada pembuatan konten yang bernilai bagi penonton. Konten yang berkualitas tinggi akan meningkatkan engagement dan retensi penonton. Pertimbangkan aspek visual, audio, dan editing yang profesional.

  • Konsistensi Upload: Buat jadwal upload yang konsisten dan patuhi jadwal tersebut. Konsistensi membantu membangun ekspektasi dan loyalitas penonton.

  • Interaksi dengan Penonton: Balas komentar, ajukan pertanyaan, dan buat polling untuk meningkatkan engagement dan membangun komunitas.

  • Promosikan Channel Anda: Promosikan channel Anda di platform media sosial lainnya, forum online, dan komunitas yang relevan.

B. Meningkatkan Total Durasi Tontonan:

  • Konten Panjang: Meskipun bukan satu-satunya faktor, konten yang lebih panjang (tetapi tetap relevan dan menarik) cenderung menghasilkan durasi tontonan yang lebih tinggi.

  • Sertakan Call to Action (CTA): Dorong penonton untuk menonton video lain di channel Anda melalui CTA yang efektif di akhir video. Buat playlist yang relevan untuk memudahkan penonton menemukan video lain yang mungkin mereka sukai.

  • Optimasi SEO: Gunakan keyword yang relevan di judul, deskripsi, dan tag video Anda. Ini akan membantu video Anda muncul di hasil pencarian YouTube.

  • Thumbnail yang Menarik: Buat thumbnail yang menarik dan relevan dengan konten video Anda. Thumbnail yang berkualitas tinggi akan meningkatkan click-through rate (CTR).

  • Analisis Data: Gunakan YouTube Analytics untuk melacak performa video Anda dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.

C. Memenuhi Persyaratan Kebijakan Google Adsense:

  • Hak Cipta: Gunakan hanya musik dan gambar yang bebas royalti atau yang Anda miliki hak ciptanya. Hindari pelanggaran hak cipta, karena ini dapat menyebabkan penolakan aplikasi Adsense.

  • Konten Ramah Anak: Jika konten Anda ditujukan untuk anak-anak, pastikan Anda mematuhi pedoman YouTube untuk konten ramah anak.

  • Pedoman Komunitas: Patuhi pedoman komunitas YouTube dan hindari konten yang melanggar aturan, seperti konten yang bersifat kekerasan, ujaran kebencian, atau konten eksplisit.

  • Informasi Kontak: Pastikan Anda memberikan informasi kontak yang valid di channel Anda.

D. Optimasi Channel Secara Keseluruhan:

  • Branding yang Kuat: Buat branding yang konsisten dan mudah diingat. Gunakan logo, warna, dan font yang konsisten di semua video dan materi promosi.

  • Deskripsi Channel yang Informatif: Tulis deskripsi channel yang jelas dan informatif, yang menjelaskan niche Anda dan apa yang ditawarkan channel Anda.

  • Artwork yang Profesional: Gunakan banner dan artwork yang berkualitas tinggi dan menarik.

  • Playlist yang Terorganisir: Buat playlist yang terorganisir untuk memudahkan penonton menemukan video yang mereka cari.

III. Langkah-langkah Setelah Memenuhi Persyaratan

Setelah Anda yakin telah memenuhi semua persyaratan, ikuti langkah-langkah berikut untuk mendaftar Google Adsense:

  1. Buat Akun Google Adsense: Jika Anda belum memiliki akun, buatlah akun Google Adsense.

  2. Hubungkan Akun YouTube dengan Adsense: Ikuti petunjuk di situs web Google Adsense untuk menghubungkan akun YouTube Anda dengan akun Adsense.

  3. Kirim Permohonan Persetujuan: Setelah menghubungkan akun, kirimkan permohonan persetujuan. Google akan meninjau aplikasi Anda dan akan memberi tahu Anda apakah aplikasi Anda telah disetujui atau ditolak.

  4. Tetap Sabar: Proses peninjauan mungkin memakan waktu beberapa hari atau bahkan beberapa minggu. Tetap sabar dan jangan menyerah.

IV. Mengatasi Penolakan Adsense

Jika aplikasi Anda ditolak, jangan berkecil hati. Tinjau dengan cermat alasan penolakan dan perbaiki masalah yang diidentifikasi. Anda mungkin perlu meningkatkan kualitas konten, memperbaiki masalah hak cipta, atau memastikan kepatuhan terhadap kebijakan Google Adsense. Setelah melakukan perbaikan, kirimkan kembali aplikasi Anda.

Kesimpulannya, diterima di Google Adsense membutuhkan kerja keras, konsistensi, dan pemahaman yang mendalam tentang persyaratan dan kebijakan Google. Dengan mengikuti strategi optimasi yang telah diuraikan di atas, Anda dapat meningkatkan peluang Anda untuk diterima dan mulai memonetisasi channel YouTube Anda. Ingatlah bahwa kualitas konten dan kepatuhan terhadap kebijakan adalah kunci utama keberhasilan. Jangan pernah mengabaikan aspek penting seperti SEO, interaksi dengan penonton, dan branding yang kuat. Perjalanan menuju monetisasi mungkin panjang, tetapi dengan dedikasi dan strategi yang tepat, Anda pasti bisa meraih kesuksesan.

Menggapai Adsense: Strategi Optimasi Channel YouTube untuk Persetujuan Tahun 2017 (dan seterusnya)

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Main Menu