Syarat Blog Diterima AdSense 2019 (dan Tetap Relevan di 2024)
Table of Content
Syarat Blog Diterima AdSense 2019 (dan Tetap Relevan di 2024)

Program Google AdSense telah menjadi impian bagi banyak blogger dan pemilik website. Kemampuan untuk menghasilkan pendapatan dari konten yang mereka ciptakan adalah daya tarik utama. Namun, bergabung dengan AdSense bukanlah proses yang mudah. Pada tahun 2019, persyaratannya sudah ketat, dan hingga saat ini, Google terus meningkatkan standar untuk memastikan kualitas dan pengalaman pengguna yang baik. Artikel ini akan membahas syarat blog diterima AdSense pada tahun 2019 dan bagaimana persyaratan tersebut masih relevan hingga tahun 2024, dengan penyesuaian terhadap perkembangan terbaru.
I. Aspek Kualitas Konten: Inti dari Persetujuan AdSense
Kualitas konten selalu menjadi faktor penentu utama dalam persetujuan AdSense. Pada tahun 2019, dan bahkan lebih ketat sekarang, Google menekankan pada konten yang:
-
Orisinal dan Unik: Konten Anda haruslah hasil karya asli Anda sendiri, bukan salinan atau duplikat dari website lain. Google memiliki algoritma canggih untuk mendeteksi plagiarisme. Menyajikan informasi yang sudah ada dengan sudut pandang unik atau analisis mendalam tetap diperbolehkan, asalkan tidak sekadar menjiplak.
-
Informatif dan Bermanfaat: Konten Anda harus memberikan nilai tambah bagi pembaca. Apakah konten Anda menjawab pertanyaan, memberikan solusi pada masalah, atau mengajarkan sesuatu yang baru? Konten yang hanya bertujuan untuk meningkatkan ranking mesin pencari tanpa memberikan nilai bagi pembaca akan sulit diterima.
-
Bebas dari Kesalahan Gramatikal dan Ejaan: Kesalahan penulisan yang banyak akan memberikan kesan tidak profesional dan mengurangi kredibilitas blog Anda. Pastikan Anda mengoreksi tulisan Anda dengan teliti sebelum mempublikasikannya. Gunakan alat bantu seperti Grammarly untuk memastikan kualitas tulisan Anda.
-
Menarik dan Mudah Dibaca: Tampilan konten yang mudah dibaca sangat penting. Gunakan struktur paragraf yang jelas, heading yang tepat, dan gambar atau video untuk memperkaya isi. Hindari penggunaan bahasa yang terlalu rumit atau jargon yang hanya dipahami oleh sebagian kecil orang.
-
Mencakup Topik yang Spesifik: Blog yang fokus pada satu atau beberapa niche tertentu cenderung lebih mudah diterima daripada blog yang membahas berbagai topik secara umum. Spesialisasi memungkinkan Anda untuk membangun otoritas di bidang tersebut dan menarik audiens yang lebih tertarget.
Panjang Konten yang Cukup: Meskipun tidak ada batasan panjang konten yang spesifik, konten yang terlalu pendek (misalnya, hanya beberapa kalimat) tidak akan memberikan informasi yang cukup dan kurang berbobot. Konten yang lebih panjang dan mendalam biasanya lebih disukai, asalkan tetap relevan dan tidak bertele-tele.
-
Diperbarui Secara Berkala: Google menyukai website yang aktif dan terus diperbarui. Menambahkan konten baru secara berkala menunjukkan komitmen Anda terhadap blog dan memberikan nilai tambah bagi pembaca. Konsistensi dalam posting baru sangat penting.

II. Aspek Teknis dan Pengalaman Pengguna (UX): Fondasi Blog yang Kuat
Selain kualitas konten, aspek teknis dan pengalaman pengguna juga sangat penting. Berikut beberapa poin penting:
-
Navigasi yang Mudah: Website Anda harus mudah dinavigasi. Pengunjung harus dapat dengan mudah menemukan informasi yang mereka cari. Struktur menu yang jelas dan link internal yang berfungsi dengan baik sangat penting.
-
Desain yang Responsif (Mobile-Friendly): Di era mobile-first, website Anda harus responsif dan dapat diakses dengan mudah dari berbagai perangkat (smartphone, tablet, laptop, dll.). Google memprioritaskan website yang memberikan pengalaman pengguna yang baik di semua perangkat.
-
Kecepatan Pemuatan Website: Website yang lambat akan membuat pengunjung frustrasi dan meninggalkan website Anda. Pastikan website Anda dimuat dengan cepat. Optimalkan gambar, gunakan caching, dan pilih hosting yang handal.
-
Privasi dan Keamanan: Pastikan website Anda memiliki kebijakan privasi yang jelas dan mengikuti standar keamanan yang berlaku. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan pengunjung dan melindungi data mereka. Sertifikat SSL adalah hal wajib.
-
Sitemap dan robots.txt: Sitemap membantu Google memahami struktur website Anda, sementara robots.txt memberitahu Google halaman mana yang boleh dan tidak boleh diindeks. Kedua hal ini penting untuk optimasi mesin pencari (SEO).
-
Tentang Kami Halaman: Adanya halaman "Tentang Kami" yang menjelaskan siapa Anda dan apa tujuan blog Anda akan membangun kepercayaan dan transparansi.
-
Kontak Halaman: Memiliki halaman kontak yang berfungsi memungkinkan pengunjung untuk menghubungi Anda jika mereka memiliki pertanyaan atau masalah.
III. Kebijakan AdSense yang Harus Dipatuhi:
Memenuhi persyaratan teknis dan konten saja tidak cukup. Anda juga harus mematuhi kebijakan AdSense, termasuk:
-
Konten yang Aman untuk Iklan: Konten Anda tidak boleh mengandung materi yang melanggar hukum, berbahaya, atau bersifat eksplisit. Ini termasuk konten dewasa, kekerasan, kebencian, dan diskriminasi.
-
Penggunaan Iklan yang Tepat: Anda harus menempatkan iklan AdSense sesuai dengan kebijakan mereka. Jangan menyembunyikan atau mengelabui pengguna agar mengklik iklan.
-
Klik yang Sah: Anda tidak boleh melakukan klik sendiri atau meminta orang lain untuk mengklik iklan Anda. Google memiliki sistem yang canggih untuk mendeteksi klik yang tidak sah.
-
Kepemilikan Website: Anda harus menjadi pemilik sah dari website yang Anda daftarkan ke AdSense.
-
Pembayaran yang Sah: Pastikan informasi pembayaran Anda benar dan valid.
-
Tidak Menggunakan Program AdSense Lainnya: Jika Anda sudah terdaftar di program AdSense lain, Anda tidak boleh mendaftar lagi dengan website yang berbeda.
IV. Perbedaan Syarat AdSense 2019 dan 2024: Evolusi dan Adaptasi
Meskipun poin-poin di atas sebagian besar masih relevan hingga 2024, beberapa aspek telah mengalami evolusi:
-
Peningkatan Fokus pada E-A-T (Expertise, Authoritativeness, Trustworthiness): Google semakin menekankan pada kredibilitas dan otoritas website. Konten yang ditulis oleh ahli di bidangnya, memiliki reputasi yang baik, dan membangun kepercayaan pembaca lebih mudah diterima.
-
Penggunaan AI dalam Deteksi Konten Duplikat dan Plagiarisme: Algoritma Google semakin canggih dalam mendeteksi konten yang tidak orisinal. Penting untuk memastikan konten Anda benar-benar unik dan memberikan nilai tambah.
-
Prioritas pada Pengalaman Pengguna Mobile: Dengan semakin banyaknya pengguna internet yang mengakses website melalui perangkat mobile, pengalaman pengguna mobile menjadi semakin penting. Website yang tidak responsif akan sulit diterima.
-
Core Web Vitals: Google kini sangat memperhatikan Core Web Vitals, yaitu metrik yang mengukur kecepatan pemuatan, interaktivitas, dan stabilitas visual website. Website dengan Core Web Vitals yang buruk akan sulit untuk mendapatkan peringkat yang baik di hasil pencarian Google, dan otomatis akan berpengaruh pada penerimaan AdSense.
-
YMYL (Your Money or Your Life): Website yang membahas topik yang berkaitan dengan kesehatan, keuangan, atau hukum (YMYL) memiliki persyaratan yang lebih ketat. Google sangat berhati-hati dalam menyetujui website YMYL untuk memastikan informasi yang diberikan akurat dan dapat diandalkan.
V. Kesimpulan:
Mendaftar ke Google AdSense membutuhkan usaha dan kesabaran. Memenuhi syarat-syarat yang telah dijelaskan di atas, baik pada tahun 2019 maupun saat ini, adalah kunci keberhasilan. Fokus pada kualitas konten, pengalaman pengguna yang baik, dan kepatuhan terhadap kebijakan AdSense adalah langkah-langkah penting untuk meningkatkan peluang Anda diterima. Ingatlah bahwa Google terus memperbarui algoritma dan kebijakannya, jadi selalu pantau pembaruan terbaru untuk memastikan blog Anda tetap memenuhi standar mereka. Jangan pernah mencoba untuk melanggar kebijakan AdSense, karena hal tersebut akan berakibat pada penolakan atau bahkan penutupan akun Anda. Bangun blog Anda dengan nilai dan kredibilitas yang tinggi, dan kesuksesan akan mengikuti.



