Earned Media: Kekuatan Publisitas Organik dalam Digital Marketing
Table of Content
Earned Media: Kekuatan Publisitas Organik dalam Digital Marketing

Di dunia digital marketing yang kompetitif, membangun kesadaran merek dan kepercayaan konsumen menjadi kunci keberhasilan. Salah satu strategi yang terbukti efektif dan semakin penting adalah memanfaatkan earned media. Berbeda dengan paid media (iklan berbayar) dan owned media (platform milik sendiri seperti website dan media sosial), earned media merupakan publisitas organik yang didapatkan melalui upaya membangun reputasi positif dan hubungan baik dengan audiens. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu earned media, bagaimana cara kerjanya, manfaatnya, dan strategi untuk memaksimalkannya dalam kampanye digital marketing Anda.
Apa Itu Earned Media?
Earned media secara sederhana dapat diartikan sebagai publisitas gratis yang didapatkan melalui upaya membangun reputasi positif dan hubungan baik dengan audiens. Ini adalah bentuk pemasaran yang tidak langsung dibayar, melainkan diperoleh melalui penyebutan merek, ulasan, berbagi konten, dan rekomendasi yang dilakukan oleh pihak ketiga yang independen. Pihak ketiga ini bisa berupa media online, blogger, influencer, pelanggan, atau bahkan kompetitor (walaupun hal ini jarang terjadi dan biasanya bersifat negatif).
Bayangkan sebuah produk baru Anda yang mendapatkan ulasan positif di sebuah blog teknologi ternama. Ini adalah contoh earned media. Anda tidak membayar blog tersebut untuk menulis ulasan tersebut, tetapi ulasan tersebut memberikan kredibilitas dan eksposur bagi produk Anda kepada audiens yang lebih luas. Demikian pula, ketika pelanggan Anda berbagi pengalaman positif mereka di media sosial, itu juga merupakan bentuk earned media.
Bagaimana Earned Media Berbeda dengan Paid Media dan Owned Media?
Ketiga jenis media ini saling melengkapi dalam strategi pemasaran digital yang holistik. Perbedaan utamanya terletak pada bagaimana Anda mendapatkan eksposur:
-
Paid Media: Anda membayar untuk mendapatkan eksposur. Contohnya termasuk iklan di Google Ads, iklan di media sosial, dan iklan banner di website. Anda memiliki kontrol penuh atas pesan dan penempatan iklan, tetapi biaya yang dikeluarkan bisa signifikan.
-
Owned Media: Anda memiliki dan mengontrol platform tersebut. Contohnya termasuk website perusahaan, blog perusahaan, halaman media sosial, dan email newsletter. Anda memiliki kontrol penuh atas konten dan pesan, tetapi jangkauannya terbatas pada audiens yang sudah mengikuti platform Anda.
-
Earned Media: Anda mendapatkan eksposur melalui upaya membangun reputasi positif dan hubungan baik dengan audiens. Contohnya termasuk ulasan pelanggan, mention di media sosial, liputan media, dan rekomendasi dari influencer. Anda memiliki kontrol yang terbatas atas pesan, tetapi kredibilitasnya jauh lebih tinggi karena berasal dari pihak ketiga yang independen.
Manfaat Earned Media dalam Digital Marketing
Earned media menawarkan berbagai manfaat yang signifikan bagi bisnis, antara lain:
-
Kredibilitas yang Tinggi: Rekomendasi dan ulasan dari pihak ketiga yang independen lebih dipercaya oleh konsumen daripada iklan berbayar. Konsumen cenderung lebih percaya pada pengalaman orang lain daripada klaim yang dibuat oleh perusahaan itu sendiri.
-
Jangkauan yang Luas: Ketika media online, influencer, atau pelanggan berbagi konten Anda, potensi jangkauan Anda meningkat secara signifikan. Ini dapat membantu Anda menjangkau audiens baru yang mungkin tidak akan Anda jangkau melalui paid media atau owned media saja.
-
Biaya yang Efektif: Earned media pada dasarnya gratis. Anda hanya perlu berinvestasi dalam upaya untuk membangun reputasi positif dan hubungan baik dengan audiens. Ini jauh lebih terjangkau daripada paid media yang membutuhkan anggaran yang besar.
-
Meningkatkan SEO: Mention dan backlink dari website lain dapat meningkatkan peringkat website Anda di mesin pencari. Ini akan meningkatkan visibilitas website Anda dan menarik lebih banyak pengunjung organik.
-
Meningkatkan Kepercayaan Merek: Ulasan dan rekomendasi positif dari pelanggan dapat membangun kepercayaan merek dan loyalitas pelanggan. Konsumen cenderung lebih loyal kepada merek yang mereka percayai.
-
Meningkatkan Engagement: Earned media dapat memicu percakapan dan engagement yang lebih tinggi di media sosial dan platform online lainnya. Ini dapat membantu Anda membangun komunitas dan hubungan yang lebih kuat dengan audiens Anda.
Strategi untuk Memaksimalkan Earned Media
Untuk memaksimalkan dampak earned media, Anda perlu mengembangkan strategi yang terencana dengan baik. Berikut beberapa strategi yang dapat Anda terapkan:
-
Membangun Hubungan dengan Media dan Influencer: Identifikasi media online, blogger, dan influencer yang relevan dengan industri Anda. Bangun hubungan dengan mereka dengan memberikan informasi yang bernilai dan berkolaborasi dalam proyek-proyek yang saling menguntungkan.
-
Menciptakan Konten yang Berkualitas dan Berbagi: Konten yang menarik, informatif, dan menghibur lebih mudah dibagikan oleh orang lain. Pastikan konten Anda berkualitas tinggi dan relevan dengan audiens target Anda.
-
Memantau dan Mengelola Reputasi Online: Pantau mention merek Anda di media sosial dan platform online lainnya. Tanggapi komentar dan ulasan pelanggan secara proaktif, baik positif maupun negatif. Kelola reputasi online Anda dengan bijak untuk mencegah penyebaran informasi negatif.
-
Menjalankan Program PR dan Publikasi Pers: Kirimkan siaran pers kepada media online dan cetak untuk mengumumkan produk atau layanan baru, pencapaian perusahaan, atau berita lainnya yang relevan.
-
Mengoptimalkan SEO: Optimalkan website dan konten Anda untuk mesin pencari agar mudah ditemukan oleh audiens target Anda. Ini akan meningkatkan visibilitas Anda dan peluang untuk mendapatkan earned media.
-
Membangun Komunitas Online: Bangun komunitas online yang aktif dan terlibat di sekitar merek Anda. Berinteraksi dengan pelanggan Anda secara teratur dan tanggapi pertanyaan dan komentar mereka.
-
Menjalankan Program Influencer Marketing: Kerjasama dengan influencer yang relevan dengan industri Anda untuk mempromosikan produk atau layanan Anda. Ini dapat membantu Anda menjangkau audiens baru dan meningkatkan kesadaran merek.
-
Menggunakan Tools Monitoring Media Sosial: Manfaatkan tools monitoring media sosial untuk memantau mention merek Anda, menganalisis sentimen, dan mengidentifikasi peluang untuk mendapatkan earned media.
Mengukur Keberhasilan Earned Media
Mengukur keberhasilan earned media tidak semudah mengukur keberhasilan paid media. Namun, ada beberapa metrik yang dapat Anda gunakan untuk mengukur dampaknya, antara lain:
-
Jumlah Mention Merek: Pantau berapa kali merek Anda disebutkan di media online dan media sosial.
-
Sentimen Merek: Analisis sentimen yang terkait dengan merek Anda (positif, negatif, atau netral).
-
Jangkauan Media: Perkirakan berapa banyak orang yang melihat mention merek Anda.
-
Engagement: Ukur jumlah like, share, komentar, dan retweet yang terkait dengan mention merek Anda.
-
Traffic Website: Pantau traffic website Anda dari sumber earned media.
-
Konversi: Ukur jumlah konversi (misalnya, penjualan, pendaftaran, atau download) yang dihasilkan dari earned media.
Kesimpulan
Earned media merupakan aset berharga dalam strategi digital marketing yang komprehensif. Dengan membangun reputasi positif, menciptakan konten yang berkualitas, dan membangun hubungan yang kuat dengan audiens, Anda dapat memanfaatkan kekuatan earned media untuk meningkatkan kesadaran merek, kepercayaan konsumen, dan pada akhirnya, keberhasilan bisnis Anda. Ingatlah bahwa membangun earned media membutuhkan waktu dan konsistensi, tetapi hasilnya sepadan dengan usaha yang Anda investasikan. Dengan strategi yang tepat dan pemantauan yang cermat, earned media dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan bisnis Anda di dunia digital.



